Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Muslim Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan, berujung bentrokan dengan aparat keamanan. Demonstrasi tersebut dilatarbelakangi penolakan terhadap kebijakan kenaikan tarif angkutan umum yang berlaku saat itu.
Menurut sejumlah laporan, aparat berupaya membubarkan massa dengan menggunakan gas air mata dan tindakan pengendalian lainnya. Situasi kemudian berkembang menjadi kericuhan, sehingga mahasiswa berusaha menyelamatkan diri ke luar area kampus dan sekitarnya.
Peristiwa ini tercatat mengakibatkan sedikitnya tiga mahasiswa meninggal dunia serta puluhan lainnya mengalami luka-luka. Kejadian tersebut kemudian dikenal sebagai AMARAH (April Makassar Berdarah) dan menjadi salah satu catatan penting dalam dinamika gerakan mahasiswa pada masa Orde Baru di Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar